hubungan antara sejarah sastra, teori sastra dan kritik sastra
Yang disusun Oleh
Desy Riska Yanti
HUBUNGAN ANTARA TEORI SASTRA, KRITIK
SASTRA DAN SEJARAH SASTRA
1. Pengertian Kritik Sastra
Kritik sastra adalah salah satu cabang
ilmu sstra yang dimana di dalamnya terdapat suatu hakiman terhadap suatu karya
sastra seseorang. Kritik sastra ini biasanya dihasilkan atau dilakukan oleh
kritikus sastra tetapi dalam penilaian tersebut tidaklah sembarangan asal
mengkritik karya sastra tersebut melainkan seorang kritikus harus mempunya ilmu
– ilmu tentang kesastraan.
2. Pengertian Teori Sastra
Teori sastra adalah cabang ilmu sastra
yang mempelajari tentang prinsip – prinsip, hukum – hukum, kategori, kriteria
karya sastra yang membedakannya dengan yang bukan sastra. Adanya teori ini
pasti ada penelitian dahulu sebelum teori ini dipublikasikan sehingga teiori
tersebut dapat dipakai pada saat pembuatan suatu karya sastra.
3. Pengertian Sejarah Sastra
Sejarah sastra adalah bagian dari ilmu sastra yang mempelajari
perkembangan sastra dari zaman ke zaman sehingga sejarah ini dapat dipelajari
di masa mendatang contohnya di masa sekarang seseorang dapat membuat atau
mengenal karya sastra karena adanya sejarah yang terdahulu yang telah dibuat
oleh para ahli ataupun orang biasa. Sejarah sastra juga mempelajari
perkembangan sastra dari waktu ke waktu. Sebagai suatu kegiatan keilmuan
sastra, seorang sejarawan sastra harus mendokumentasikan karya sastra
berdasarkan ciri, klasifikasi, gaya, gejala-gejala yang ada, pengaruh yang
melatarbelakanginya, karakteristik isi dan tematik
·
Hubungan
antara Sejarah Sastra, Teori Sastra dan Kritik Sastra
Pada hakikatnya antara teori sastra,
sejarah sastra dan kritik sastra saling keterkaitan atau berhubungan. Mengapa
demikian ? karena ketiga ilmu tersebut masuk ke dalam suatu pengkajian karya
sastra. Tahapan pertama yang menjadi dasar dalam ilmu sastra adalah sejarah
sastra dikarenakan sebelum seseorang ingin membuat suatu karya sastra yang
diinginkannya mereka harus mengetahui sejarahnya terlebih dahulu karena sebelum
masuk ke teori – teori yang akan kita ambil atau ikuti nantinya pastilah
berasal dari sejarah. Teori sastra memerlukan bahan - bahan
hasil penyelidikan sejarah sastra. Pembicarann tentang gaya bahasa atau tentang
suatu aliran tidak dapat dilepaskan dari perkembangan sastra secara
keseluruhan. Suatu pengertian tentang teori sastra dimungkinkan mengalami
perubahan dan perkembangan sesuai dengan data yang diperoleh dari sejarah
sastra dan
berhubungan dengan kritik sastra yaitu saat pembuatan suatu karya sastra
perlulah kritikan terhadap suatu karya sastra berdasarkan teori dan sejarah
sastra tersebut. kritik sastra merupakan ilmu sastra yang mengkaji, menelaah,
mengulas, memberi pertimbangan, serta memberikan penilaian tentang keunggulan
dan kelemahan atau kekurangan karya sastra. Seorang kritikus tidaklah asal
sembarang mengkritik suatu karya sastra tetapi seorang kritikus menggunakann
teori – teori mengenai sastra dan asal mula suatu sastra. Kritik sastra membutuhkankan bahan
sejarah sastra, terutama dalam hal menentukan asli tidaknya sebuah kritik
sastra atau ada tidaknya unsur pengaruh dari sastra lain.
Daftar Pustaka
http://repository.ut.ac.id/4735/1/PBIN4104-M1.pdf ( diakses pada tanggal 19 Mei 2017 pukul
19.00 WITA
http://pemberianalam.blogspot.co.id/2012/03/pengertian-teori-sastra-kritik-sastra.html ( diakses pada tanggal 19 Mei 2017 pukul
19.00 WITA )
Komentar
Posting Komentar