SINTAKSIS



SINTAKSIS

Yang Disusun Oleh
Desy Riska Yanti

·         Pengertian Sintaksis
Kata Sintaksis berasal dari bahasa Yunani, yaitu sun yang berarti “ dengan “ dan kata tattain yang berarti “ menempatkan “ . Jadi, secara etimmologi berarti menempatkan bersama – sama kata – kata menjadi kelompok kata atau kalimat.
-         Menurut Manaf ( 2009 : 3 )  menjelaskan bahwa sintaksis adalah cabang linguistik yang membahas struktur kalimat. Struktur internal kalimat yang dibahas adalah frasa, klausa dan kalimat.
-         Menurut Hari Murt Kridalaksana ( 1993 ) mejelaskan sintaksis adalah subsistem bahasa yang mencangkup tentang kata yang sering dianggap bagian dari gramatika yaitu morfologi dan cabang linguistik yang mempelajari tentang kata.
-         Menurut Ramlah ( 2001:18 ) menjelaskan adalah istilah sintaksis ( Belanda, Syntaxis ) bagian atau cabang dari ilmu bahasa yang membicarakan seluk beluk wacana. Kalimat, klausa dan frase.
-         Djoko Kentjo menjelaskan sintaksis yaitu hadir tidaknya suatu fungsi sintaksis tergantung pada konteksnya.
-         Abdul Chaer menjelaskan sintaksis yaitu bidang dari tuturan linguisttik yang secara tradisional tersebut kata bahasa atau gramatika.
-         Tarigan (1985) Sintaksis adalah salah satu cabang dari tata bahasa yang membicarakan struktur-struktur kalimat, klausa, dan frase .


Menurut pendapat saya sintaksis adalah cabang linguistik yang mendapatkan kata – kata atau pemerolehan kata menjadi sebuah kalimat atau menjadi kelompok kata. Walaupun didalam susunan kalimat tersebut tidak sesuai dengan urutan yang semestinya tetapi kalimat tersebut tetap dinamakan sintaksis karena semua kata atau kalimat itu merupakan sintaksis. Jadi semua unsur kata maupun kalimat maupun paragraph nyamung maupun tidak nyabung dalam penyusunan kalimatnya itu merupakan sintaksis.

·         Wilayah Kajian Sintaksis
1.      Frasa
Frasa adalah gabungan 2 kata atau lebih di dalam suatu kalimat yang non predikat. Maksudnya di dalam frasa ini tidak adanya unsur predikat di dalam suatu kalimat. Di dalam frasa meliputi objek dan subjek dan memiliki ati kata yang berbeda sesuai dengan konteksnya.
Ø  Ciri – ciri frasa yaitu :
1.      Frasa sifatnya non – predikat
2.      Frasa wajib mempunyai satu makna yang berubah – ubah sesuai dengan konteknya.
3.      Frasa minimal terdiri dari 2 kta atau lebih


Ø  Pembagian Frasa berdasarkan jenisnya
1.      Frasa Verbal
Yaitu frasa yang dibentuk dengan kata kerja. Maksudnya di dalam frasa tersebut terdapat kata kerjanya.
Contohnya :
- Sedang Mencuci
- Baru Pergi
- Sedang Makan
- Sedang Minum
- Menggaruk kepala
2.  Frasa Nomina
     Frasa Nominal adalah frasa yang mempunyai inti kata benda dalam unsur pembentukan kalimat di dalam frasa tersebut.
     Contohnya :
- Rumah Beton
- Celama Kain
- Lemari Kayu
- Tas Kulit
- Cincin Plastik
3. Frasa Adjektiva
     Frasa adjektiva adalah frasa yang mempunyai inti kata yang berupa kata sifat di dalam pembentukan kalimat atau frasa.
Contohnya :
- Sangat Cerdas
- Cukup Baik
- Lumayan Sigap
- Mahal Sekali
- Sedikit Lemah
4. Frasa Pronomina
Satuan bahasa yang terbentuk dari 2 kata atau lebih dengan pronominal ( kata yang mengganti orang ) dan hanya menduduki satu fungsi dalam kalimat.
Contohnya :
- mereka berdua sena bermain sepak bola
- mereka berdua minta izin karena mengikuti perlombaan
- aku dan kau suka dancow
- aku dan mereka akan pergi ke taman berlabuh
- kami semua akan pergi kedewaran
5. Frasa Numaralia
Frasa Numaralia adalah kelompok kata yang dibentuk dengan kata bilangan atau jumlah.
Contohnya :
- Mereka memotong dua puluh ekor ekor ayam untuk acara aqiqahan
- enam ikat rambutan sudah laris terjual
- Ibu Minah sudah berusia lebih dari 40 tahun
 6. Frasa Endosentrik
Frasa yang unsur kalimatnya bisa dihubungkan kata penghubung kata dan, atau.
Contohnya :
- Adik kakak suka berkelahi
- Aku Dia selallu pergi bersam setiap hari
- Suami Istri mempunyai tugas masing – masing
-- Denny Holly Bill adalah laki – laki yang ada di PGSD 2016
7. Frasa Eksosentrik
Fras yang pada salah satu unsurnya merupkan kata tugas.
Contohnya :
- Di rumah
- Di Halaman Sekolah
- Di ujung jalan
- Dari Kampus

8. Frasa Preposisional
   Yaitu frasa yang menggunakan kata depan dalam unsur pembentukannya.
 Contohnya :
-         Dari Sana
-         Ke Pasar
-         Kepada Bapak / Ibu guru
-         Di Sulawesi
-         Dengan tangan
9. Frasa Atribut
Yaitu frasa yang unsur pembentukannya menggunakan diterangkan dan menerangkan atau menerangkan dan diterangkan.
Contoh :
-         Ayah kandung ( menerangkan dan diterangkan )
-         Ibu tiri ( menerangkan dan diterangkan )
-         Seekor nyamuk ( diterangkan dan menerangkan )
-         Sehelai daun ( diterangkan dan menerangkan )
-         Teman biasa ( menerangkan dan diterangkan )
-         Sebatang pohon ( siterangkan dan menerangkan )



    


Description: C:\Users\Acer 4739\AppData\Local\Microsoft\Windows\Temporary Internet Files\Content.Word\Beritaku.jpg

Analisis berita :
-         Frasa Verbal  :  Melakukan pertemuan, pertemuan ini, meminta dukungan, segera dilangsungkan, turut mengundang
-         Frasa Nominal  :  Ketua Parlemen, Bapak Presiden, Identitas Politik,, Ketua DPR
-         Frasa Adjectival  :  Secara Tertutup
-         Frasa Numaralia  :  Dari enam negara
-         Frasa Pronomina :  -



Daftar Pustaka





Komentar

Postingan populer dari blog ini

hakekat bahasa

hubungan antara sejarah sastra, teori sastra dan kritik sastra