APAKAH BINATANG JUGA MENGGUNAKAN BAHASA
Desy riska yanti (1640605033)
Lokal A
APAKAH BINATANG JUGA MENGGUNAKAN BAHASA ?
Menurut pendapat saya hewan atau
binatang juga menggunakan bahasa selayaknya manusia yang menggunakan bahasa
indonesia di kehidupan sehari – hari tetapi bahasa yang digunakan manusia
dengan hewan tentu saja berbeda. Bahasa yang digunakan oleh bianatang atau
hewan yaitu bahasa yang hanya dimengerti oleh hewan itu sendiri dan bahasa
hewan pun tidak bersistem dan tidak memliki kaidah seperti bahasa yang
digunakan oleh manusia. Binatang menggunakan bahasa untuk berkomunikasi dengan
spesiesnya. Bagi binatang bahasa hanya berfungsi untuk memenuhi kebutuhan –
kebutuhan primer mengenai keadaan emosi, adanya bahaya, mengenali sesama
golongan, memanggil pasangan ataupun anaknya.
Hal ini diperkuat dengan adanya
peneliti yang melakukan penelitian Gua, seekor simpanse yaitu Prof. Kellog dan
istrinya, dapat memahami sekitar tujuh puluh kata tetapi ia tidak dapat
berbicar. Kemudia Vicky, simpanse yang diajar oleh Dr. Hayes dan istriny hanya
dapat mengatakan papa, mama, cup, up. Kemudian Prof. Gardner dan istrinya juga
melatih simpanse Woshoe bahasa isyarat. Dia berhasil menguasai sekitar 100 kata
dalam waktu 21 bulan, tetapi tetap saja tidak dapat berbicara. Dan yang
terakhir, simpanse yang dilatih oleh Herbert Terrace yang dinamakan Nim Chimsky
tampaknya menunjukkan adanya kemampuan menggabung kata.
Hal itu senada dengan teori
pemerolehan bahasa yang diajukan oleh Noam Chomsky, bahwa pemerolehan bahas
bersifat kodrati dari dalam diri manusia. Manusia dapat berbahasa karena ia memang
telah terlahir dengan seperangkat piranti yang memungkinkan dia untuk
berbahasa, kapasitas otak yang sesuai, dan faktor biologis yang mendukung.
Daftar Pustaka
Dardjowidjojo, soenjono. 2000.
Echa: Kisah Pemerolehan Bahasa Anak
Indonesia. Jakarta: PT. Grassindo
https://ceritatanpakata.wordpress.com/2012/06/27/bahasa-manusia-dan-binatang/?_e_pi_=7%2CPAGE_ID10%2C1526231413 diakses
pada 26 Februari 2017 jam 14.35 WIB
Hal ini diperkuat dengan adanya peneliti yang melakukan penelitian Gua, seekor simpanse yaitu Prof. Kellog dan istrinya, dapat memahami sekitar tujuh puluh kata tetapi ia tidak dapat berbicar.
BalasHapuscoba ditelaah kalimat tersebut. apakah tidak menimbulkan kerancuan makna??