CINTA BAHASA INDONESIA



CINTA BAHASA INDONESIA
Yang disusun oleh :
Desy Riska Yanti ( 1640605033 )

Latang belakang : penyebab rusaknya Bahasa Indonesia
Menurut pendapat saya, penyebab rusaknya bahasa indonesia adalah :
1.      adanya proses asimilasi yang panjang dan interaksi yang dilakukan oleh para penduduk bangsa tersebut menuntut kebahasaan mengikuti jalur tren masyarakat atau penduduk suatu bangsa, jadi bahasa baku indonesia mulai terkikis sedikit demi sedikit dan dilupakan oleh sebagian masyarakatnya.
2.      Pengaruh adanya globalisasi maksudnya yaitu pengaruh dari bahasa asing yang sering digunakan oleh masyarakat di indonesia  telah merasuki kehidupan masyarakat. Kita boleh menggunakan bahasa asing untuk penghubung antara negara kita dengan negara lain tetapi dalam kehidupan sehari – hari kita juga menggunakan bahasa asing itulah kenapa bahasa indonesia mulai rusak walaupun belum semuanya. Contohnya saja dalam penulisan Fotocopy yang biasa digunakan oleh pemilik fotocpy padahal untuk kata bakunya yaitu Foto kopy.
3.      Tren yang mengarah pada kerusakan bahasa ini pada awalnya terjadi seiring dengn semakin populernya penggunaan layanan pesan singkat ( SMS ) melalui perangka telepon genggam serta ruang – ruang obrolan di internet yang kemudian berlanjut sejalan dengan merebaknya situs – situs pertemanan seperti yang ada sekarang ini.
Kecenderungan ini umumnya terjadi di kalangan remaja dan kini bahkan telah meluas hingga kalangan dewasa. Kekacauan bahasa tersebut terjadi melalui penyingkatan tulisan tanpa aturan serta keisengan untuk melesetkan kata – kata seperti :
-          Kata aku menjadi q, qu, gw, w, wa
-          Kata kamu menjadi lo, u.
-          Kata saja menjadi ja, ajj.
-          Kata siapa menjadi sppa, cpa, spa.
-          Kata demi apa menjadi miapah
-          Kata terima kasih menjadi maaci.
Kata seperti itulah yang dapat merusakkan bahasa indonesia terutama kata bakunya. Keseringan seperti itulah yang akan merusak bahasa indonesia baku karena bahasa singkatan tersebut telah menjadi tren dii kalangann anak- abak, remaja mupun orang dewasa.
4.      Pengguna merasa lebih bergengsi menggunakan kata asing dari pada Bahasa Indonesia contohnya saja pada acara televisi lalu lintas di beberapa kota Indonesia oleh seorang brigadir wanita polisi. Sebutan NTMC singkatan dari National Traffic Management Centre ) pasti digunakan, padahal PMLLN ( Pusat Manajemen Lalu Lintas Nasional )  - frase terjemahan yang cocok untuk mengindonesiakan NTMC.



Daftar pustaka

Komentar

Postingan populer dari blog ini

SINTAKSIS

hakekat bahasa

hubungan antara sejarah sastra, teori sastra dan kritik sastra